News Update :

Bila bayi dijual beli

July 16, 2010


Sejak dua hari lalu, warga Malaysia umumnya dikejutkan dengan berita penjualan bayi atau kanak-kanak di Sarawak. sebelumnya heboh di semenanjung Malaysia tentang pembunuhan dan pembuangan bayi di beberapa tempat.

Sungguh ironis,  apakah moral orang kita semakin rendah? Sehingga sanggup membuang, membunuh dan menjadikan bayi sebagai barang jualan.
(sekadar gambar hiasan, tidak ada kaitan dengan artikel) 
Photo Credit LINK

Apakah kesempitan hidup menjadi alasan? Atau apakah ada keterpaksaan lain yang menjadi alasan logika hingga mendorong kita menjual atau membunuh bayi.

Kisah di Kuching menjadi lebih menarik, kerana melibatkan kerjasama warga Indonesia dan Malaysia dalam bisnes ini. Berikut kutipan berita:

Tawar harga RM10,000 kepada pembeli (14/7/2010)
KUCHING: Seorang wanita warga Indonesia ditahan polis ketika cuba menjual bayi perempuan berusia 23 hari kepada anggota polis yang menyamar sebagai pasangan suami isteri di Bandar Baru Batu Kawa di sini, pagi semalam. Bayi itu yang diseludup dari Kalimantan dipercayai baru tiba di sini sebelum ditawar dengan harga RM10,000 untuk dijual kepada pasangan yang tidak mempunyai anak. Berita selanjutnya disini

Ini perkembangan terkini (16/7/2010);

 KUCHING: Eight persons, including a Datuk and Datin, and an Indonesian man, suspected of involvement in a baby-selling case, were placed on custodial remand for six days to facilitate police probe. Berita selengkapnya disini


Jelas sekali kerjasama antara warga Malaysia dan Indonesia bertambah erat, termasuk dalam hal-hal yang salah. maklum saja kita serumpun, yang sangat bersopan santun dan gemar memaki hamun.
sama-sama kita fikirkan...oh orang kita
Share this Article on :

19 comments:

lina@women's perspectives said...

Perdagangan bayi ternyata sudah menjadi 'bisnis' antar dua warga negara :(
Sangat menyedihkan, dengan alasan kemiskinan, ada orang tua yang tega menjual bayinya...

ultraman_88 said...

slmt mlm shbt..hehe
kat cbox xbole tinggal msg ni..
naik mcm ni Posting failed. Please enter a name.

al-basri said...

@lina@women's perspectives;
sungguh ironis ya, seharus kita saling berpesan untuk mengelak hal yang tidak baik. tapi
warga kita cepat bekerjasama dan saling mendukung dalam hal yang jelas2 salah.
semoga kita terhindar dari semua ini.

terima kasih

al-basri said...

@ultraman_88;
selamat malam kembali.
saya pun tak tau kenapa selalu macam tu, mungkin tak cukup angin...hehe

terima kasih Otromen..

Asep sukarman said...

sungguh menyedihkan...
apakah hanya karena alasan kesulitan ekonomi lantas kita akan sanggup menjual buah hati yang masih suci...
Orang seperti itu tidak percaya akan Kuasa ALLAH SWT karena DIA-lah yang menghidupkan dan mematikan.

al-basri said...

@Asep sukarman;
semoga Tuhan melindungi kita dari kebejatan seperti itu. terima kasih

yek said...

Bisnes-bisnes. Susah mau cakap da...Adakah kerna anak kecil ini tidak pandai bercakap semata-mata maka kesempatan ini untuk berbuat bisnes. Ingatlah Tuhan Masih ada. Semoga bisnes jual beli bayi tidak akan berleluasa di dalam masyarakat kita. Entry menarik.
Terima kasih.

artta said...

astagfirullah....
hanya perlu perbaikan moral...

al-basri said...

@yek:
bila dah kemaruk berbisnes, bayi pun jadi barang jualan. sedih kan...
haraplah pihak berkuasa beri pengajaran buat yg terlibat.terima kasih

al-basri said...

@artta:
betul tu, memang moral masalahnya.
terima kasih kunjungan dan komentar.

Warna Tulisan said...

sunggah sangat menyedihkan sekali !!! hanya karena himpitan ekonomi ada orang yang sampai mau melakukan bisnis perdagangan bayi !, siapapun dan dengan alasan apapun layak mendapat hukuman yang seberat-beratnya untuk memberikan efek jera !

shameel Iskandar said...

Salam ziarah buat sahabat.

Manusia hari ini sudah hilang kemanusiaanya. Insan hari ini sudah hilang keinsanannya.Kebinatangan menguasai diri sebab itulah mereka sanggup membunuh dan memperdagangkan bayi. Moga Malaysia dan Indonesia dapat bekerjasama menghapuskan virus kebinatangan yg menular dalam jasad-jasad manusia akhir zaman ini.

Apai Ngelai said...

salam bro,

Sebenarnya inilah masalah yang dihadapi oleh masyarakat kita kini. Perdagangan bayi ini jika tidak dikawal akan beralih kepada perdaganan manusia atau hamba abdi alaf baru.

Bro, saya kurang pasti jika sipembeli sanggup beli bayi sampai RM10,000-RM50,000 tidak mustahil ramailah yang akan terlibat dalam bisnes yang menguntungkan ini. Oleh itu, bagi ibubapa yang ada bayi di rumah kena sentiasa berwaspada jangan sampai dicuri orang.

Seri Bahasa said...

kalau maksiat sehati sejiwa, kalau berselisih faham macam anjing dengan kucing hi..hi...hi...

cuba2 kompres kode html template. feedburner seri sebulan lepas kompres mcm biasa dah..

etam grecek said...

sungguh keji orang yg memperdagangkan bayi itu...
tidakkah ada rasa kemanusiannnya lagi...
terlibih lagi bagi orang'' biadab yg tega melakukan aborsi....
semoga kita semua terhindar dari perbuatan itu...

alkatro said...

di negeri saya juga ada yang menjual bayi adalah ibu bayi itu tersendiri, dengan alasan financial problem.. sepertinya kemiskinan dapat menjadikan manusia melupakan rasa kemanusiaan.. nice post :)

nbi@1523 said...

Dunia..dunia...bayi pun jadi barang dagangan...nasib baik tak ada masuk subsidi kerajaan..:)

al-basri said...

@nbi@1523;
haha...tapi mereka tu mengharap pengecualian cukai dan duti import bayi. kih,kih,kih..

Dony said...

Tega bener tuh si ibu sampe berani ngejual anak kandungnya sendiri. Paraaah...Dunia emang udah deket kiamat kali...

Post a Comment

 

© Copyright al-basri 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.